Tempat Sabun yang Berharga. 20.10.2013
Mungkin buat kita, tempat sabun 2.500an tuh ga ada apa2nya. Mungkin dengan uang itu ga ada apa2nya dibandingin uang jajan harian/mingguan. Tapi makna dari apa yang saya alami di Semarang ini mungkin mendapatkan pengalaman tentang ilmu yang indah yang mungkin anda wajib perhatikan dengan seksama.
Pada hari ini tepatnya di Semarang, saya pergi bersama teman saya dari Kalimantan dan Sumatera. Kami jalan ke Indomaret untuk membeli stok makanan yang mulai menipis. Kami pun berjalan selama 15 menit dengan menggunakan angkot yang rada jauh dari lokasi tempat tinggal kami. Setelah itu, kami mencari peralatan sekolah maupun mandi. Ternyata kami pun mengalami perlambatan yang membuat kami harus menunggu, kami pun berdiskusi bersama penjaga toko tersebut. Dia pun memberikan pencerahan yang cukup indah, bisa dibilang orang itu, tidak terlalu terkenal, tidak mempunyai jabatan yang tinggi, namun kata demi kata yang diucapkan mungkin bisa dibilang dapat menyentuh hati dan menyadarkan tentang hal yang sepele. Ketika kami berbicara, dia berkata pada kami :
"Jangan anggap remeh orang disekitar kamu, sekalipun dia pengemis, pemungut sampah, atau siapapun yang bisa kamu bilang lebih rendah dari kamu dari sisi materi, dll. Karena manusia itu semua sama, sama-sama mempunyai manfaat di bumi ini, sama-sama dari tanah, dan akan menuju ke tanah". Kami pun akrab, dan setelah transportasi pun ada, kami meninggalkannya dan kembali ke tempat kami tinggal.
So, topik kali ini tentang Faedah Manusia di Muka Bumi ini.
Kalau dipikir-pikir apa gunanya kita sombong.. Kalau dari ga bawa apa-apa, sampe dikasih titipan, dan takkan bawa apa-apa.
Pernahkah anda meremehkan sesuatu..., yang pada akhirnya menghancurkan sesuatu yang anda inginkan, dan anda sudah berkorban dengan susah payah dan hancur karena hal kecil itu??
Pernahkah anda dibantu oleh seseorang yang anda bisa bilang "lebih rendah" relatif terhadap anda??
Pernahkah anda dikalahkan oleh orang yang anda rasa lebih redah dari anda??
Renungkanlah.... dan semoga renungan ini dapat menjadikan kita anak muda yang bermanfaat. Terima kasih.
Wednesday, 25 December 2013
Saturday, 8 June 2013
Devara n His Food Sinopsis
Pemeran utama : Devara
Jadi Devara, nanti mau makan trus ada malaikat dan iblis menghantui dia biar dia ga makan.
Makanannya anti orkestra gitu..
Question in the week
Pernahkah anda berimajinasi dengan perantara lagu, apa lagunya dan imajinasi apa???
Tulis koment anda disini
Tulis koment anda disini
Saturday, 1 June 2013
Perang yang masih berlanjut...
Halo.. teman-teman, ini Dunia Paralel ini masih berlanjut cerita hidup adi Dunia Paralel.
Perang.. gua ngeliat ada dua belah pihak yang bersiteru sama satu hal sepele yang dibesar-besarin.
Pihak pertama... segerombolan manusia membawa bola sama banteng yang buat Deklarasi Manbull (manusia-banteng), biar mereka bersatu.
Pihak kedua... segerombolan manusia yang membawa pisau, tombak, senjata-senjata buat perang melawan musuh.
Kedua pihak bersiteru, sampe-sampe sekarang mereka jadi perang.. gara-gara cuma warna MERAH.
Segerombolan manusia membawa bola itu adalah para tim sepakbola, yang membenci kartu MERAH dari wasit.
Sementara yang manusia yang membawa senjata-senjata buat perang itu menyukai warna MERAH yang katanya itu adalah warna keberanian.
Ga usah kali, masalah kecil di gede2in. Pendapat orang itu beda-beda, yah wajar lah. Hargain makanya..
Setelah itu mereka pun bertanya masing-masing... Pendapatmu berapa ribu???
Sumpah gua bingung sama mereka, gapapalah yang penting akur.
Sekian, Thanks yang udah baca
Perang.. gua ngeliat ada dua belah pihak yang bersiteru sama satu hal sepele yang dibesar-besarin.
Pihak pertama... segerombolan manusia membawa bola sama banteng yang buat Deklarasi Manbull (manusia-banteng), biar mereka bersatu.
Pihak kedua... segerombolan manusia yang membawa pisau, tombak, senjata-senjata buat perang melawan musuh.
Kedua pihak bersiteru, sampe-sampe sekarang mereka jadi perang.. gara-gara cuma warna MERAH.
Segerombolan manusia membawa bola itu adalah para tim sepakbola, yang membenci kartu MERAH dari wasit.
Sementara yang manusia yang membawa senjata-senjata buat perang itu menyukai warna MERAH yang katanya itu adalah warna keberanian.
Ga usah kali, masalah kecil di gede2in. Pendapat orang itu beda-beda, yah wajar lah. Hargain makanya..
Setelah itu mereka pun bertanya masing-masing... Pendapatmu berapa ribu???
Sumpah gua bingung sama mereka, gapapalah yang penting akur.
Sekian, Thanks yang udah baca
Subscribe to:
Posts (Atom)